Sebagai awalan gw bahas masalah jeroan/sistemnya dulu, masalah tampilan kapan2 ato ada yang lain mau nambahin silahkan.
Seperti yang dikabarkan sebelum dirilis, bahwa openSUSE 11.1 ini EULA-nya benar-benar dibebaskan seperti fedora, user boleh modifikasi dan mengembangkan menjadi produk yang baru, tidak seperti openSUSE 11.0 yang banyak dikritik & juga dicemooh orang2 coz EULA hanya mengijinkan user menggunakan, tidak lebih. Sebenarnya ini adalah kabar gembira, tetapi ada konsekuensinya, semua yang berbau proprietary dicabut sampe ke reponya pun tidak ada, seperti Realplayer tidak masuk di paketan DVD maupun repo, walaupun masih bisa diakali. Karena memang openSUSE dari dulu dikritik masalah kemurniannya, alias ke-FOSS-annya.
Sebenarnya kalo hanya sampe di sini, tidak ada masalah yang berarti. Akan tetapi gw menemukan efek yang kurang baik terutama kasus multi-OS bercampur dengan sistem windows yang pake partisi NTFS, yaitu tidak dapat menangani(booting) OS berpartisi NTFS, meskipun bisa melakukan R/W biasa dengan ntfs-3g.
Testimoni:
gw nyoba di laptop acer aspire 4530, untuk HW work fine, suara, wifi, tombol2 fn laptop berfungsi dengan baik, vga tinggal install dari nvidia. Akan tetapi seperti yang gw ceritakan di atas, karena sebelumnya gw multi-OS bercampur dengan windowsXP(di partisi primer pertama, NTFS), maka mulai timbul masalah. Kagak bisa booting ke windowsXP & masalah diperparah ketika di YaST gw edit boot-loader dan tambahin opsi others: "write boot-loader boot code to disk", walhasil setelah restart tidak dapat mem-boot OS yang ada, hanya ada pesan "no operating system found", kalo ga salah inget(sori udah lama sekitar seminggu yang lalu).
Utak-atik sana-sini, misalnya dengan repair-tool bawaan DVD instalasi, jalankan boot-loader configurator & ngatur ulang trus "write boot-loader boot code to disk" tetap ga bisa, hasilnya sama, "no OS found", boot ke linux yg udah ada pake tool di DVD masih bisa, tapi ya itu, boot-loader-nya tetap masalah.
Diskusi off-line dengan temen2, menghasilkan beberapa kesimpulan:
1. Pada openSUSE 11.1 dukungan dengan NTFS dikurangi karena non-FOSS, berimbas kepada masalah boot-loader.
2. Jika ternyata dukungan NTFS tidak dikurangi dalam hal boot-loader, berarti ini adalah bug di boot-loader(GRUB) openSUSE 11.1
3. Ada kemungkinan pake file-system FAT, boot-loader bisa meng-handle, tetapi belum dicoba. Dengan harga yang harus dibayar yaitu korbankan AHCI, pake IDE mode. Kalo pake AHCI statusnya SCSI, file-system minimal NTFS, FAT tidak mau.
Kalo dari gw sendiri, karena udah tidak punya kepentingan yang berarti dengan windows, gara2 kasus di atas:
"Putus hubungan dengan windows"
Kalo ada yang baru tambahin di thread ini ya. Thanx










