openSUSE 11.1: kebebasan yang kebablasan

The openSUSE project is a community program sponsored by Novell. Promoting the use of Linux everywhere, openSUSE.org provides free, easy access to the world's most usable Linux distribution, openSUSE. The openSUSE project gives Linux developers and enthusiasts everything they need to get started with Linux.

Moderator: Moderators

openSUSE 11.1: kebebasan yang kebablasan

Postby tm_oro » Sat Dec 27, 2008 11:05 pm

Ok, bro & sis semua, maksud gw buka thread ini cuma ingin berbagi informasi tentang openSUSE 11.1 yang baru aja rilis tanggal 18 Desember 2008

Sebagai awalan gw bahas masalah jeroan/sistemnya dulu, masalah tampilan kapan2 ato ada yang lain mau nambahin silahkan.

Seperti yang dikabarkan sebelum dirilis, bahwa openSUSE 11.1 ini EULA-nya benar-benar dibebaskan seperti fedora, user boleh modifikasi dan mengembangkan menjadi produk yang baru, tidak seperti openSUSE 11.0 yang banyak dikritik & juga dicemooh orang2 coz EULA hanya mengijinkan user menggunakan, tidak lebih. Sebenarnya ini adalah kabar gembira, tetapi ada konsekuensinya, semua yang berbau proprietary dicabut sampe ke reponya pun tidak ada, seperti Realplayer tidak masuk di paketan DVD maupun repo, walaupun masih bisa diakali. Karena memang openSUSE dari dulu dikritik masalah kemurniannya, alias ke-FOSS-annya.

Sebenarnya kalo hanya sampe di sini, tidak ada masalah yang berarti. Akan tetapi gw menemukan efek yang kurang baik terutama kasus multi-OS bercampur dengan sistem windows yang pake partisi NTFS, yaitu tidak dapat menangani(booting) OS berpartisi NTFS, meskipun bisa melakukan R/W biasa dengan ntfs-3g.

Testimoni:
gw nyoba di laptop acer aspire 4530, untuk HW work fine, suara, wifi, tombol2 fn laptop berfungsi dengan baik, vga tinggal install dari nvidia. Akan tetapi seperti yang gw ceritakan di atas, karena sebelumnya gw multi-OS bercampur dengan windowsXP(di partisi primer pertama, NTFS), maka mulai timbul masalah. Kagak bisa booting ke windowsXP & masalah diperparah ketika di YaST gw edit boot-loader dan tambahin opsi others: "write boot-loader boot code to disk", walhasil setelah restart tidak dapat mem-boot OS yang ada, hanya ada pesan "no operating system found", kalo ga salah inget(sori udah lama sekitar seminggu yang lalu).
Utak-atik sana-sini, misalnya dengan repair-tool bawaan DVD instalasi, jalankan boot-loader configurator & ngatur ulang trus "write boot-loader boot code to disk" tetap ga bisa, hasilnya sama, "no OS found", boot ke linux yg udah ada pake tool di DVD masih bisa, tapi ya itu, boot-loader-nya tetap masalah.

Diskusi off-line dengan temen2, menghasilkan beberapa kesimpulan:
1. Pada openSUSE 11.1 dukungan dengan NTFS dikurangi karena non-FOSS, berimbas kepada masalah boot-loader.
2. Jika ternyata dukungan NTFS tidak dikurangi dalam hal boot-loader, berarti ini adalah bug di boot-loader(GRUB) openSUSE 11.1
3. Ada kemungkinan pake file-system FAT, boot-loader bisa meng-handle, tetapi belum dicoba. Dengan harga yang harus dibayar yaitu korbankan AHCI, pake IDE mode. Kalo pake AHCI statusnya SCSI, file-system minimal NTFS, FAT tidak mau.

Kalo dari gw sendiri, karena udah tidak punya kepentingan yang berarti dengan windows, gara2 kasus di atas:
"Putus hubungan dengan windows"

Kalo ada yang baru tambahin di thread ini ya. Thanx :-)
tm_oro
Senior Member
Senior Member
 
Posts: 422
Joined: Mon Jan 28, 2008 11:24 am

Re: openSUSE 11.1: kebebasan yang kebablasan

Postby pr14o » Mon Dec 29, 2008 11:41 am

Ini konfigurasi komputer q, My Computers :edu

File Systemnya ini, dari dulu nggak pernah trouble soal multiboot (agak amburadul sich tapi stabil). :sar

Windows XP = FAT32
Windows Vista = NTFS
OpenSUSE = Reiser
Swap = swap
Dynamic = FAT32
Static = NTFS

Nggak pernah mau make bootloader default OS tapi milih make dari pihak ketiga, lebih gampang diatur. :time
Klo nginstall sich ngerti. Make-nya yang blom..... :P
User avatar
pr14o
New Member
New Member
 
Posts: 22
Joined: Tue Jul 01, 2008 2:27 pm

Re: openSUSE 11.1: kebebasan yang kebablasan

Postby wejick » Mon Dec 29, 2008 1:31 pm

menurut saya masalah realplayer gak ada di repo ataupun masalah repo yg anda sampaikan adalah hal yang umum dan seharusnya tidak diajukan sebagai masalah toh opensuse dari dulu gak menyertakan codec2 lain.
Untuk boot loader menurutku adalah bug di yast atau bisa juga strategi novell. kalau alasannya karena foss menurutku gak mungkin karena kalau hanya menyertakan boot option gak akan melanggar prinsip foss atau lisensinya. dan juga alasan ini tambah gak masuk akal mengingat opensuse aja mendukung ntfs.
Emang enak punya tubuh sehat jadi sekarang bersyukurlah sebelum merasakan sakit. Dateng kerumah ketigaku http://wejick.wordpress.com [url]wartalinux.wordpress.com[/url]
User avatar
wejick
Advanced Member
Advanced Member
 
Posts: 1032
Joined: Sat Aug 25, 2007 12:12 pm
Location: Kediri

Re: openSUSE 11.1: kebebasan yang kebablasan

Postby gusty » Tue Dec 30, 2008 1:52 pm

saya mencoba opensuse di 2 partisi HD dengan NTFS. saya instal scara automatic dlm memilih partisi. dan sampe sekarang saya ga ada masalah dengan boot-loadernya.
sblmnya di PC saya sdh terinstal Win XP, dan skrg ada Win XP ama openSUSE
gusty
New Member
New Member
 
Posts: 1
Joined: Wed Dec 17, 2008 1:52 pm

Re: openSUSE 11.1: kebebasan yang kebablasan

Postby Vavai » Wed Dec 31, 2008 9:08 am

Lha saya nggak problem kok pakai 11.1 dengan NTFS maupun FAT32.

Sudah coba dengan YAST | System | Bootloader dan propose new configuration ?
User avatar
Vavai
Moderator
Moderator
 
Posts: 65
Joined: Fri Jan 05, 2007 9:46 am
Location: Bekasi - Indonesia

Re: openSUSE 11.1: kebebasan yang kebablasan

Postby crazynuxer » Wed Dec 31, 2008 10:42 am

ya mungkin bisa coba dibandingkan settingan mas vavai dengan tm_oro
klo di mas vavai bisa di tm_oro harusnya juga bisa :D
kesempurnaan dibentuk dari hal yg kecil tapi kesempurnaan bukan lah hal yg kecil
User avatar
crazynuxer
Advanced Member
Advanced Member
 
Posts: 1289
Joined: Fri Sep 01, 2006 3:13 pm
Location: Jakarta Selatan

Re: openSUSE 11.1: kebebasan yang kebablasan

Postby tm_oro » Thu Jan 01, 2009 10:46 pm

wejick wrote:menurut saya masalah realplayer gak ada di repo ataupun masalah repo yg anda sampaikan adalah hal yang umum dan seharusnya tidak diajukan sebagai masalah toh opensuse dari dulu gak menyertakan codec2 lain.
Untuk boot loader menurutku adalah bug di yast atau bisa juga strategi novell. kalau alasannya karena foss menurutku gak mungkin karena kalau hanya menyertakan boot option gak akan melanggar prinsip foss atau lisensinya. dan juga alasan ini tambah gak masuk akal mengingat opensuse aja mendukung ntfs.


saya memang ga nganggap itu masalah, karena memang dari dulu gitu, tapi dulu di suse ada di paketan media instalasi walaupun tu software proprietary, itu yang dikritik banyak orang.

BTW masalah NTFS, ralat bro. Kayaknya tu masalah ada di YaST, bug dengan kondisi PC-ku MBR NTFS. Awalnya GRUB masih bisa muncul di awal, tapi masuk windows ga bisa, macet. Kalo write boot loader boot code to disk ato sekedar masuk boot-loader konfigurasi trus teken finish, pas booting muncul pesan "no OS found", GRUB ga muncul.
Apa karena AHCI? Tapi kayaknya enggak. Yang jelas winXP gw work fine, soalnya media instalasi winXP gw tanam driver AHCI.

Tauk ah, gelap. YAng jelas sekarang 100% Linux :-)

Oiya maap masalah judul, gw sendiri kurang sreg pake judul ini, tapi biar menarik lah. Intinya cuma mau nyampaikan masalah boot-loader dengan NTFS
tm_oro
Senior Member
Senior Member
 
Posts: 422
Joined: Mon Jan 28, 2008 11:24 am


Return to openSUSE Linux Support

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest